Quiz Temukan Jawabanmu Disini

Fungsi dari organ ginjal adalah

Jelaskan fungsi ginjal!

jawaban

Fungsi ginjal yang utama adalah sebagai alat eksresi. Yaitu membuang zat yang tidak diperlukan tubuh dalam wujud urine. Dalam fungsinya sebagai organ eksresi, ginjal juga sebagai osmoregulator. Yaitu mengatur keseimbangan cairan tubuh yang dilakukan dengan mengontrol pemasukan dan pengeluaran cairan.

Pembahasan

Ginjal adalah salah satu organ eksresi dengan sisa metabolisme dalam betuk urine. Terletak disebelah kiri dan kanan ruas tulang pinggang di dalam rongga perut. Selain berfungsi sebagai alat ekresi dan osmoreguator, ginjal mempunyai fungsi lainnya yaitu:  

  1. Membuang sisa metabolisme misal urea, asam urat, kreatini, obat-obata dan zat lain yang bersifat racun.
  2. Mengatur kandunag elektrolit dengan menyaring zat-zat kimia yag masih bergua bagi tubuhu (natrium, kalium, fosfor) damengembalikannya ke saluran peredaran darah.
  3. Menjaga tekanan osmosis dengan cara mengatur eksresi garam-garam
  4. Menjaga asam basa cairan darah degan mengekresikan urine yang bersifat basa atau asam.
  5. Menjaga pH darah dan cairan tubuh yang lainnya

Ginjal berperan sebagai osmoregulator dilakukan dengan mengatur volume plasma dan volume air. Pengaturan volume air  di dalam tubuh oleh ginjal dengan dua cara. Pertama, Jika kandungan air di dalam tubuh tinggi, urin yang dikeluarkan banyak.  Kedua, Jika kandungan air di dalam tubuh rendah, urin yang dikeluarkan dari dalam tubuh sedikit.

Pembentukan urine oleh ginjal melalui seragkain proses yaitu:  

a. Filtrasi

  • Proses ini terjadi di dalam badan Malpighi.
  • Kapsula Bowman menyaring darah dalam glomerulus menghasilkan urin primer.
  • Urin primer masih mengandung glukosa, asam amino, urea, garam-garam dan lainnya.

b. Reabsorbsi

  • Proses ini terjadi di dalam tubulus kontortus proksimal.
  • Hasilnya berupa urin sekunder dengan kadar urea yang tinggi.

c. Augmentasi

  • Di dalam tubulus kontortus distal, pembuluh darah menambahkan zat yang tidak berguna dan menyerap kelebihan air.
  • Hasilnya berupa urin sesungguhnya.
  • Urin disalurkan melalui tubulus kolektivus ke pelvis renalis.
  • Dari kedua ginjal, urin dialirkan oleh ureter ke kandung kemih. Kemudian melalui uretra, urin dikeluarkan dari tubuh.

Dari rongga ginjal, proses pembentukan urine diakhiri dengan mengalirnya urine sesungguhnya melalui ureter menuju kandung kemih (vesika urinaria). Apabila kandung kemih telah penuh dan cukup mengandung urine, ia akan tertekan sehingga akan menghasilkan rasa ingin buang air kecil pada tubuh. Urine kemudian dialirkan melalui saluran pembuangan yang disebut uretra.  Zat yang terkandung di dalam urine antara lain air, garam, urea, dan sisa substansial lain seperti pigmen empedu.

Faktor yang mempengaruhi jumlah urin  seseorang antara lain:

a. Jumlah cairan yang masuk ke tubuh

Apabila air yang diminum lebih banyak dari kebutuhan, maka air kencing akan terlihat bening dan encer.

b. Jumlah garam yang dikeluarkan dari tubuh

Semakin banyak konsumsi garam maka pengeluaran urin semakin banyak. Hal ini berguna untuk menjaga tekanan osmotik.

c. Pengaruh hormon antidiuretika (ADH)

Hormon ini dihasilkan oleh kelenjar hipofisis bagian belakang. Jika darah sedikit mengandung air, maka ADH akan banyak disekresikan ke dalam ginjal, akibatnya penyerapan air meningkat sehingga urin yang terjadi pekat dan jumlahnya sedikit. Sebaliknya, apabila darah banyak mengandung air, maka ADH yang disekresikan ke dalam ginjal berkurang, akibatnya penyerapan air berkurang pula, sehingga urin yang terjadi akan encer dan jumlahnya banyak.

d. Alkohol dan Kafein

Alkohol dan kafein dapat menghambat pembentukan hormon antidiuretika. Seseorang yang banyak minum alkohol dan kafein, maka jumlah air kencingnya akan meningkat.

e. Hormon Insulin

Jika konsentrasi insulin rendah, kita akan sering mengeluarkan urin. Kasus ini terjadi pada orang yang menderita kencing manis.